Struktur kontrol pengulangan
Pada Java kita
mengenal control pengulangan yaitu ketika kita memiliki blok program yang akan
di ulangi sesuai kondisi tertentu maka kontrol pengulangan adalah solusi nya.
Kontrol Perulangan ini kita dapat menentukan batas awal dan batas akhir
perulangan tersebut. Berikut kontrol perulangan yang ada di Java :
·
For
Struktur control
pengulangan FOR secara prinsip merupakan perulangan yang menyimpan
variable counter sendiri , variable counter tersebut dapat kita dikurangi atau
di tambahi sesuai kondisi yang diinginkan, variable counter tidak akan di
lanjutkan ketika variable awal perulangan sudah terpenuhi.
FlowChart
Struktur
Penulisan
1
2
3
4
5
6
|
For(inisialisasi;kondisi;interaksi)
{Statmen;}
Ket :
*inisialisasi = menetukan batas awal perulangan
*kondisi = kondisi yang harus terpenuhi untuk perulangan
*interaksi = penambahan atau pengurangan inisialisaisi
|
Contoh
Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
|
/*
*1377004
*Yudistira Akbar
*bluez_dis@yahoo.com
**/public class KontrolPerulanganFor
{
public static void main
(String[]args)
{
for(int i = 1;//inisialisasi
i<=5;//kondisi
i++//interaksi penambahan
)
{//awal perulangan FOR
System.out.println("Perulangan yang ke "+
i);//statmen
}//akhir perulangan FOR
}
}
|
Out
put Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
|
ÏÏ«Ï ----jGRASP exec: java KontrolPerulanganFor
ÏϧÏ
ÏϧÏPerulangan yang ke 1
ÏϧÏPerulangan yang ke 2
ÏϧÏPerulangan yang ke 3
ÏϧÏPerulangan yang ke 4
ÏϧÏPerulangan yang ke 5
ÏϧÏ
ÏÏ©Ï ----jGRASP: operation
complete.<b></b></td>
|
·
While
Kontrol perulangan
while ini akan mengeksekusi blok perulangan selama kondisi terpenuhi atau
berisikan true.
FlowChart
Struktur
Penulisan
1
2
3
4
5
6
7
|
Inisialisasi;
while(kondisi)
{Statmen;Interaksi;}
Ket :
*inisialisasi = menetukan batas awal perulangan
*kondisi = kondisi yang harus terpenuhi untuk perulangan
*interaksi = penambahan atau pengurangan inisialisaisi
|
Contoh
Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
|
/*
*1377004
*Yudistira Akbar
*bluez_dis@yahoo.com
**/public class KontrolPerulanganWhile
{
public static void main
(String[]args)
{
int i
= 1;//inisialisasi
while(i<=5)//kondisi
{//awal perulangan FOR
System.out.println("Perulangan yang while ke
"+ i);//statmen
i++;//interaksi penambahan
}//akhir perulangan FOR
}
}
|
Out
put Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
|
ÏÏ«Ï ----jGRASP exec: java KontrolPerulanganWhile
ÏϧÏ
ÏϧÏPerulangan yang while
ke 1
ÏϧÏPerulangan yang while
ke 2
ÏϧÏPerulangan yang while
ke 3
ÏϧÏPerulangan yang while
ke 4
ÏϧÏPerulangan yang while
ke 5
ÏϧÏ
ÏÏ©Ï ----jGRASP: operation complete
|
·
Do While
FlowChart
Struktur
Penulisan
1
2
3
4
5
6
7
8
|
Inisialisasi;
do
{Statmen;Interaksi;}
while(kondisi)
Ket :
*inisialisasi = menetukan batas awal perulangan
*kondisi = kondisi yang harus terpenuhi untuk perulangan
*interaksi = penambahan atau pengurangan inisialisaisi
|
Contoh
Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
|
/*
*1377004
*Yudistira Akbar
*bluez_dis@yahoo.com
**/public class KontrolPerulanganWhileDo
{
public static void main
(String[]args)
{
int i
= 1;//inisialisasi
do
{//awal perulangan FOR
System.out.println("Perulangan yang while Do ke
"+ i);//statmen
i++;//interaksi penambahan
}//akhir perulangan FOR
while(i<=5);//kondisi
}
}
|
Out
put Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
|
ÏÏ«Ï ----jGRASP exec: java KontrolPerulanganWhileDo
ÏϧÏ
ÏϧÏPerulangan yang while
Do ke 1
ÏϧÏPerulangan yang while
Do ke 2
ÏϧÏPerulangan yang while
Do ke 3
ÏϧÏPerulangan yang while
Do ke 4
ÏϧÏPerulangan yang while
Do ke 5
ÏϧÏ
ÏÏ©Ï ----jGRASP: operation complete
FUNGSI
Fungsi (Function) merupakan blok dari kode yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus.
Kegunaan dari fungsi ini adalah untuk:
| Mengurangi pengulangan penulisan program yang berulangan atau sama.
| Program menjadi lebih terstruktur, sehingga mudah dipahami dan dapat lebih dikembangkan.
Fungsi-fungsi yang sudah kita kenal sebelumnya adalah fungsi main(), yang bersifat mutlak, karena fungsi ini program akan dimulai, sebagai contoh yang lainnya fungsi printf(), cout()yang mempunyai tugas untuk menampilkan informasi atau data kelayar dan masih banyak lainnya.
Struktur Fungsi
nama_fungsi(argumen)
{
… pernyataan / perintah;
… pernyataan / perintah;
… pernyataan / perintah;
}
Keterangan:
Ø Nama fungsi, boleh dituliskan secara bebas dengan ketentuan, tidak menggunakan spasi dan nama-nama fungsi yang mempunyai arti sendiri.
Ø Argumen, diletakan diantara tanda kurung “( )” yang terletak dibelakang nama fungsi. Argumen boleh diisi dengan suatu data atau dibiarkan kosong.
Ø Pernyataan / perintah, diletakan diantara tanda kurung ‘{ }’.
Pada pemanggilan sebuah fungsi, cukup dengan menuliskan nama fungsinya.
/* pembuatan fungsi garis() */
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
garis()
{
printf(“\n———————-\n”);
}
/* program utama */
main()
{
clrscr();
garis(); //memanggil fungsi garis
cout<<“AMIK BSI – Salemba 22″<<endl;;
garis(); //memanggil fungsi garis
getche();
}
Prototipe Fungsi
Prototipe fungsi digunakan untuk mendeklarasikan ke kompiler mengenai: • Tipe data keluaran dari fungsi.
• Jumlah parameter yang digunakan
• Tipe data dari masing-masing parameter yang digunakan.
Keuntungan didalam pemakai prototipe yaitu :
• Kompiler akan melakukan konversi antara tipe parameter dalam definisi dan parameter fungsi.
• Jika jumlah parameter yang digunakan dalam definisi fungsi dan pada saat pemanggilan fungsi berbeda atau tidak sama, maka akan menunjukkan kesalahan.
Pernyataan return().
Digunakan untuk mengirimkan nilai atau nilai dari suatu fungsi kepada fungsi yang lain yang memanggilnya. Pernyataan return() diikuti oleh argumen yang berupa nilai yang akan dikirimkan. Contoh pemakaian pernyataan return() dapat dilihat pada contoh berikut ;
Contoh pengiriman data konstanta
/* ———————— */
/* Pengriman data Konstanta */
/* ———————— */
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
luas(float sisi);
main()
{
float luas_bs;
clrscr();
luas_bs = luas(4.25);
cout<<“\nLuas Bujur Sangkar = “<<luas_bs;
getch();
}
luas(float sisi)
{
return(sisi*sisi);
}
Keterangan :
Dalam struktur program diatas dilihat bahwa, pernyataan luas_bs=luas(4.25), akan dikirimkan nilai kepada fungsi luas(), untuk diolah lebih lanjut, yang nilai tersebut akan ditampung pada variabel sisi. Selanjutnya didalam fungsi return terjadi perkalian sisi dengan sisi, setelah itu hasil perkalian tersebut dikirim balik ke variabel luas_bs yang memanggil fungsi.
Contoh Pengiriman data variable:
/* ———————— */
/* Pengriman data Variabel */
/* ———————— */
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
luas(float sisi);
main()
{
float luas_bs, sisi_bs;
clrscr();
cout<<“\nMenghitung Luas Bujur Sangkar”<<endl;
cout<<“\nMasukan Nilai Sisi Bujur Sangkar : “;
cin>>sisi_bs;
luas_bs = luas(sisi_bs);
cout<<“\nLuas Bujur Sangkar = “<<luas_bs<<” Cm”;
getch();
}
luas(float sisi)
{ return(sisi*sisi); }
Latihan function
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
potong(float harga,float disk);
garis ()
{
printf(“===============================”);
}
main()
{
char nama[20],jwb;
long int harga,total,disk;
ulang:
clrscr();
garis();
cout<<“\n\tToko Mas Jayakarta “<<endl;
cout<<“Nama Barang :”;cin>>nama;
cout<<“Harga Barang :”;cin>>harga;
if(harga<1000000)
disk=0;
else if(harga>=1000000&&harga<=5000000)
disk=harga*0.2;
else
disk=harga*0.35;
cout<<“Besar diskont yang diberikan :”<<disk<<endl;
total=potong(harga,disk);
cout<<“Besar harga yang harus dibayar :”<<total<<endl;
cout<<“\n\tAnda Ingin Input Lagi [Y/T]:”;jwb=getche();
if(jwb==’Y’||jwb==’y’)
goto ulang;
getch();
}
potong(float harga,float disk)
{ return(harga-disk); }
|


